Sariharjo, 26 Desember 2022. Data kumulatif Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mencatat pada tahun 1993 hingga tahun 2021 tercatat ada 1.920 kasus HIV dan AIDS di Sleman. Sementara di tahun 2022 tercatat ada 171 kasus HIV baru, dan dari jumlah tersebut, 15 diantaranya sudah dalam stadium AIDS. Masih dari data tersebut, 73% kasus HIV baru di tahun 2022 ini berasal dari kelompok usia produktif, yakni usia 15-59 tahun. Mengingat tingginya angka ini maka Pemerintah Kalurahan Sariharjo melalui Bidang Kamituwa menyelenggarakan penyuluhan HIV AIDS pada Kamis, 22 Desember 2022. Acara ini diikuti oleh masyarakat umum dari 16 Padukuhan di Kalurahan Sariharjo.
Hadir dalam acara ini adalah Ibu Dewi Julianti, SH dari Rifka Annisa Women’s Crisis Center sebagai narasumber. Beliau menjelaskan cara penularan HIV dan AIDS adalah dengan hubungan seks dengan orang yang terinfeksi HIV tanpa menggunakan kondom, menggunakan jarum suntik secara bergantian dengan orang yang terinfeksi HIV, transfusi darah yang telah tercemar virus HIV MTCT (Mother To Child Transmition) penularan dari ibu ke anak. Media penularannya melalui cairan vagina, cairan darah, cairan sperma dan ASI. Harapannya dengan adanya penyuluhan ini masyarakat memiliki pengetahun mengenai HIV dan AIDS sehingga bisa terhindar dari penyakit ini.
